Depan Perwira Siswa TNI, Menkopolhukam Ingatkan Soal Cyber Attack

Bangsa Indonesia saat ini menghadapi ancaman globalisasi. Perlu perubahan agar bangsa Indonesia tidak tertinggal. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto saat menjadi pembicara dalam seminar perwira siswa (Pasis) TNI di Sesko TNI, Jalan Martanegara, Bandung, Rabu (29/11/2017).

“Memang banyak sekali ancamannya. Dari politik ada, militer ada, psikologis sosial ada dan ekonomi juga ada,” ucap Wiranto dalam ceramahnya. Dari sekian banyak ancaman, kata Wiranto, tantangan terbesar dari sektor globalisasi. Meningkatnya teknologi perlu menjadi kewaspadaan bagi bangsa Indonesia.

“Ada revolusi teknologi yang menggilas dunia dalam satu perubahan. Interkoneksi perpindahan penduduk cepat sekali dengan kemajuan teknologi,” katanya. Media sosial juga menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia. Apalagi, setiap orang bisa dengan mudah mengakses media sosial dan menyebarkan sesuatu yang tidak baik.

“Media sosial bisa jadi kawan atau lawan, bisa jadi keuntungan atau kerugian bagi negeri bila ga dihandle. Kenapa sekarang begitu mudah ujaran kebencian, begitu mudah merangkai bom begitu mudah menggembos orang-orang. Semuanya ancaman, kalau kita enggak siap, kita tertinggal,” katanya.

Wiranto menyebut saat ini langkah Indonesia menghadapi hal tersebut cukup terlambat. “Satu hal yang menyangkut media sosial dan siber kita tertinggal. Tapi baru kali ini dikukuhkan Badan Siber dan Sandi Negara tugasnya mengawasi siber, itu pun terlambat, tapi mending begitu dari pada tidak sama sekali. Cyber attack sekarang musuh yang paling diwaspadai,” kata dia.

About yunanto nugroho

Check Also

Denma brigif mekanis 1 PIK/JS laksanakan Latihan BDM Yongmoodo

Kemampuan yang harus dimiliki Prajurit TNI AD adalah memiliki kemampuan menembak, kemampuan melaksanakan strategi perang …

%d blogger menyukai ini: